Home / Kurikulum

Kurikulum

Kurikulum

praktikum

Kurikulum SMA Unggulan CT Foundation hanya konsentrasi pada Jurusan IPA, tidak ada Jurusan IPS. Kurikulum disusun berdasarkan standar yang telah ditentukan secara nasional yaitu Kurikulum 2013, tetapi dilakukan pengembangan dan pengayaan baik dari standar materi (content) maupun proses penyampainnya sesuai dengan visi misi sekolah, artinya struktur program kurikulum diperkaya dengan penguasaan basic knowledge of science and technology, pemantapan kualitas IMTAK, wawasan lingkungan dan jiwa kewirausahaan.

Pada mata pelajaran matematika dan sains (kimia, biologi, dan fisika) dilakukan penambahan jam tatap muka, ditambah dengan praktikum. Selain itu, dibentuk juga sembilan Kelompok Bakat dan Prestasi siswa (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Kebumian, Astronomi, TIK, Geografi dan Kebumian) yang didasari dengan minat siswa. Klub ini dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan kompetisi ilmiah lainya atau lomba karya ilmiah, sehingga pelaksanaanya dapat berjalan secara intensif.

Program penunjang kurikulum adalah Bahasa Inggris meliputi materi wajib dan peminatan, siswa wajib berbahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah dan asrama.

Proses Belajar Mengajar

media belajar

Pembelajaran di SMA Unggulan CT Foundation dimulai pukul 7.30 s/d 15.30 wib. Setiap pagi sebelum masuk dalam kelas diberikan Morning Motivation oleh guru piket yang bertugas pada hari itu, agar siswa tetap bersemangat dalam mengikuti pelajaran setiap hari.

Untuk meningkatkan dan menjaga mutu proses pembelajaran, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah pembelajaran berpusat pada siswa atau Student Centered Learning (SCL) yaitu siswa tidak dijadikan obyek semata-mata dalam pembelajaran, tetapi siswa diberikan kesempatan untuk bereksplorasi sendiri oleh gurunya sehingga pembelajaran berlangsung dua arah. Sewaktu-waktu siswa belajar di luar kelas (di taman), melakukan diskusi kelompok untuk memperdalam materi ajar, kemudian guru akan bertindak mengarahkan sebagai narasumber. Model pembelajaran ini dilakukan dengan selalu disisipkan aktifitas yang sifatnya pembinaan karakter, jadi guru tidak sekedar mengajar, tapi juga memotivasi anak didiknya untuk berprestasi dan memiliki daya juang.

Agar proses pembelajaran berjalan dengan efektif guru selalu mempersiapkan lesson plan atau dikenal RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), dengan demikian, guru akan mempunyai waktu perencanaan sebuah topik pembelajaran disampaikan dengan baik dan menarik. Pekerjaan rumah (PR) merupakan bagian dari proses belajar siswa yang terjadwal sedemikian rupa, untuk menghindari tugas yang bertumpuk. Tujuan PR untuk meningkatkan penguasaan konsep dan memperkaya serta meningkatkan pemahaman terhadap materi yang sedang dipelajari, juga melatih kemandirian, tanggung jawab, keterampilan siswa, dan melatih siswa mengatur waktunya. PR dapat berupa worksheet, wawancara, maupun project tergantung tujuan dari pemberian pekerjaan rumah itu sendiri.

Pada malam hari pukul 20.45-22.00 (Senin-Jumat) diadakan belajar malam di Student Center Hall (SCH) yang dikoordinasi oleh guru bina asrama, bertugas untuk menertibkan serta membantu siswa bilamana ada kesulitan sesuai dengan disiplin ilmunya. Siswa bebas melakukan bentuk kegiatan belajar malam seperti mengerjakan PR, belajar mandiri dan siswa wajib hadir.

Sekolah mengadakan field trip untuk menunjang pembelajaran siswa, seperti berkunjung ke cagar alam, daerah konservasi, atau kunjungan laboratorium di Perguruan Tinggi. Cara ini lebih efektif untuk mengenal dan memahami lansung teori yang diperoleh dalam kelas. Dalam aktivitasnya, siswa membuat kelompok untuk melakukan pengamatan yang ditugaskan oleh guru, kemudian secara bergiliran setiap kelompok mempresentasikan di hadapan guru dan pada kelompok siswa yang lain untuk dilakukan diskusi bersama.

Proses belajar mengajar ditunjang dengan sarana yang memadai seperti Student Center Hall, ruang terbuka dan hijau untuk belajar, kebun percobaan, laboratorium, perpustakaan, ruang IT, zona bebas akses internet,  dan kolam ikan. Media pembelajaran seperti TV, LCD projector, laptop dan fasilitas internet sangat menunjang untuk akses informasi dan terselenggaranya proses belajar mengajar yang maksimal

Program bimbingan merupakan bagian dari beberapa student service yang disediakan di SMA Unggulan CT Foundation, dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling guna memberikan bimbingan pada siswa jika menghadapi suatu masalah, seperti kesulitan dalam belajar, masalah pada sesama siswa, termasuk jika siswa mengahadapi masalah yang sifatnya pribadi.

Layanan Bimbingan Belajar

bimbingan belajar

Selain itu, karena sistem sekolah berasrama (boarding school) dan siswa jauh dari orang tua, maka diangkat guru bina asrama pada setiap unit asrama yang berperan bukan hanya mengkoordinasi tata tertib kehidupan berasrama, tetapi juga bertindak sebagai pembimbing selama siswa di asrama.

Layanan bimbingan karir juga dilakukan setiap hari setelah jam pelajaran selesai, terutama bagi siswa-siswi kelas XII yang dilakukan oleh guru bidang studi. Selanjutnya guru akan menfasilitasi ke guru Bimbingan Konseling dan manajemen sekolah untuk memberikan jalan keluar.

Dalam keadaan tertentu, Ibu Anita selaku ketua yayasan juga hadir mendengarkan curhat siswa-siswi tentang pelajaran bahkan masalah pribadi.