Home / Berita / Olahraga dan Seni / Berguru pada Zidane…
Photo Credit : https://goo.gl/images/tNEzt5
Photo Credit : https://goo.gl/images/tNEzt5

Berguru pada Zidane…

Siapa yang tidak mengenal Zidane?

Zidane merupakan satu-satunya pemain sepak bola terbaik yang juga menjadi pelatih sepak bola paling sukses. Sosoknya mulai popoler di era 1996-an di ajang dunia sepak bola saat membela Juventus. Walaupun pernah menetap di Italia, Zidane yang berkewarganegaraan Perancis ini sebenarnya memiliki darah Aljazair. Pada tahun 1953, keluarganya beremigrasi ke Paris lalu kemudian pindah La Castellane yang merupakan kota kelahiran Zidane pada 23 Juni 1972.

Nama besar Zidane cemerlang saat menjadi pemain sepak bola dengan gaya bermainnya yang elegan dan apik. Kontrol bola yang sangat baik serta mampu menciptakan ruang dalam posisi terjepit merupakan keahliannya. Salah satu prestasinya yang mengundang decak kagum adalah menjadi pemain yang menerima Ballon d’or pada tahun 1998. Raihan dua gelar Serie A (1996-1997, 1997-1998) serta Piala Super Eropa 1996, membela perancis di piala dunia 1998 dan piala Eropa 2000, berulang-ulang dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia, serta beberapa trofi lainnya menjadikan Real Madrid yakin untuk merogoh kocek yang fantastis hingga 77,5 juta euro (sekitar Rp 1,152 triliun). Status pemain termahal di dunia pun menjadi milik Zidane kala itu, yang datang setelah sepakat menandatangani kontrak empat tahun. Akhirnya, Zidane membuktikan kredibilitas diri membawa klub barunya ini juara Liga Champion 2002 berkat tendangan voli dari kaki kirinya yang berhasil membungkam Bayer Leverkusen dengan skor 2-1.

Sempat melahirkan peristiwa kontroversi saat menanduk dada Marco Materazzi, Zidane akhirnya memutuskan pensiun dari dunia sepakbola pada tahun 2006. Meskipun demikian, kariernya dalam dunia sepak bola tidak berhenti sampai sekarang. Zidane seperti mencoba “peruntungan” sebagai Pelatih dimulai dari posisi asisten pelatih Carlo Ancelotti pada tahun 2013. Tak ayal, setelah ditunjuk langsung menggantikan Rafael Benitez pada Januari 2016, Zidane “anak kemarin” mengukir prestasi gemilang sebagai pelatih dengan membawa Real Madrid juara Liga Champion 2016 sekaligus 2017.

Fenomena Zidane ini merupakan salah satu perumpamaan yang nyata di kehidupan. Keberhasilan Zidane mencapai puncak karier pada usia 45 tahun ini sebagai pelatih tentu saja tidak terlepas dari perannya juga sebagai seorang guru yang menginspirasi. Zidane tidak hanya “koar-koar” menuntut kemenangan tanpa memperdulikan kesiapan mental para pemain. Kepiawaiannya dalam berkomunikasi, mengatur strategi, memberi semangat, dan bagian yang lebih penting lagi dalam hal sepak bola, Zidane sebagai pelatih telah mencontohkan bagaimana bermain (sebagai pemain) dengan cerdas dari jauh-jauh hari. Alhasil, akan terbentuk suatu chemistry dalam interaksi antara Zidane (pelatih/Guru) dengan para pemain (siswa) yang saling memahami.

Tidak dapat dipungkiri, siapa saja bisa menjadi seorang guru. Bisa seorang anak untuk temannya, seorang kakak untuk adiknya, atau bahkan seorang putri untuk orang tuanya. Namun, Saat ini banyak sekali ditemukan guru-guru yang hanya bertugas sebagai pengajar. Guru yang hanya bijak dalam lisan tanpa berbuat. Tidak peduli aspek moral yang harus diterapkan terhadap siswa. Padahal, moral merupakan bagian yang menonjolkan sisi kemanusian manusia dibanding mahluk Tuhan yang lain. Sudah sepatutnya siapa saja yang merasa memiliki keperibadian sebagai Guru tak hanya berlaku sebagai pengajar, bahkan harus juga sebagai pelajar. Pengajar bagi siswanya dan pelajar dari siswanya. Dengan begitu, tidak hanya Zidane yang mampu menjadi guru yang sesungguhnya. [JAMN]

 Tell me and I forget, teach me and I remember, involve me and I learn. (Benjamin Franklin)

 

Sumber:

http://bola.kompas.com/read/2017/06/15/10040488/rahasia.kesuksesan.dan.meneropong.masa.depan.zidane.di.real.madrid

http://www.jurnas.com/artikel/17079/Inilah-Sederet-Prestasi-Zidane-Sebagai-Pemain-dan-Pelatih/

http://www.bola.com/dunia/read/2975674/legenda-real-madrid-tak-heran-zinedine-zidane-sukses

Check Also

Sumber Photo : http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/836/tari-saman

Tari Saman “Gayo”

Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk sekitar 255 juta jiwa, sangat beruntung memiliki kekayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *