Home / Berita / Edukasi / 6 Jurus Ampuh Mendapatkan Nilai A Saat Kuliah
Photo Credit : https://www.flickr.com/photos/cristic/359572656/
Photo Credit : https://www.flickr.com/photos/cristic/359572656/

6 Jurus Ampuh Mendapatkan Nilai A Saat Kuliah

Tidak seperti ketika dulu anda masih duduk di bangku sekolah menengah, bangku perkuliahan memiliki tantangan yang lebih signifikan terutama dalam hal mendapatkan nilai.

Tidak segan-segan dosen anda akan memberikan nilai E yang mengharuskan anda untuk mengulang lagi mata kuliah tersebut bersama dengan adik-adik angkatan yang dulu anda “bentak-bentak” ketika orientasi pengenalan kampus. Malu.

Belum lagi ketika anda menyandang gelar sebagai mahasiswa berbeasiswa, nilai E tersebut bak petir di siang bolong yang dapat meluluh-lantakkan harapan pencairan dana beasiswa semester-semester selanjutnya. Tragis. Syukur-syukur anda masih mendapatkan surat peringatan.

Nah, meskipun saya bukan termasuk mahasiswa teladan yang mendapatkan prestasi cumlaude ketika kuliah dulu, namun saya termasuk mahasiswa yang berhasil bangkit dari keterpurukan nilai.

Keterpurukan nilai saya di awal-awal kuliah dulu, dikarenakan kesalahan saya yang tidak mengamalkan jurus-jurus ampuh. Berikut ini 5 jurus ampuh mendapatkan nilai A yang telah saya buktikan sehingga nilai saya berubah menjadi rata-rata A.

1.   Pasang Niat, Fokus dan Serius

Yakini bahwa UAS adalah kependekan dari Ujian Akhir Semester yang sangat menentukan kredit point anda di Index Prestasi nantinya bahkan nasib beasiswa anda, bukan singkatan dari Ujian Agak Serius yang menyebabkan anda terjebak dalam paradigma “main-main” ketika ujian. Intinya adalah pasang niat yang serius, maximalis dan penuh tekad “Man Jadda Wajada”! Believe!

2.   Jauhi Maksiat

Bahkan tinggalkan sama sekali! termasuk ngegangguin anak kos-kosan sebelah yang setiap hari numpang lewat depan kos-kosan, nggosipin dosen yang killer abis karena akan mengganggu konsentrasi anda dalam belajar, iya khan?. “Utruk maa siwad dars” tinggalkan semua kecuali pelajaran. Fokus pada target!

3.   Kerjakan Semua Tugas.

Kerjakan semua tugas yang diberikan oleh dosen sesuai dengan arahan beliau. Buat dengan aturan baku penulisan karya ilmiah, jangan sok membuat teori penulisan ilmiah sendiri yang dapat mengakibatkan kertas tugas anda berakhir di tong sampah.

Jangan beralasan tidak ada waktu untuk membuat tugas, karena semua orang mempunyai 24 jam dalam satu harinya. Apalagi beralasan tidak ada printer, tidak ada laptop dan lain sebagainya. Mencari-cari alasan hanya akan membuat anda menjadi lemah!

4.   Belajar Yang Rajin.

Rajin artinya mengulangi suatu pekerjaan secara kontinyu dan konsisten. Setiap hari pelajaran musti diulang, dibahas, dan didiskusikan meskipun hanya beberapa jam saja. Jangan menggunakan teori SKS (Sistem Kebut Semalam sambil minum kopi dicampur odol dan garam biar ga ngantuk), Hayo mana yang lebih baik belajar 2 jam fokus atau 5 jam tidak fokus? Iya, 5 jam tapi fokus pasti lebih baik dibandingkan keduanya. Tapi ingat, otak manusia mempunyai kapasitas yang terbatas. Kelebihan muatan (overload) akan membuat otak anda lemot bahkan hang, kasihan kalau harus di-install ulang di RSJ. Be consistent!

5.   Doa dan Ibadah.

Kekuatan do’a sangat ampuh sekali dalam meraih kesuksesan seseorang, Doa Ibu terutama. Saat ini juga sms/telfon beliau dan bilang: I love you mom… please pray for me! insya Allah beberapa hari kemudian kiriman do’a dan uang jajan akan datang . Galakkan lagi musim tahajud dan dhuha nya, ditambah lagi puasa Senin Kamis nya. Itung-itung dapat mengurangi biaya makan sehari-hari. Doa adalah senjata kita sebagai seorang mukmin.

6.   Pendekatan Personal dan Emosional.

Dosen juga manusia yang pastinya akan luluh dengan semangat dan kebaikan kita. Bukannya cari muka tapi nyari nilai A. Misalnya semangat ketika presentasi, bantu beliau memasang proyektor, atau bantu projek-projeknya. Intinya jangan bosan-bosan untuk selalu berbuat baik!

Semoga berhasil!!! [hensba]

Check Also

Photo Credit : https://goo.gl/images/THSVWa

Gaya Belajar Imam Syafi’i

Imam Syafi’i dilahirkan di Gaza, Palestina, pada tahun 150 H. la diberi nama Muhammad bin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *